narasi deskripsi eksposisi argumentasi persuasi
PerbedaanTeks Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi dan Persuasi Lengkap 22 Apr, 2019 Posting Komentar Paragraf adalah kesatuan pikiran yang mengungkapkan ide pokok yang berbentuk dalam rangkaian kalimat yang berkaitan dengan bentuk (kohesi) dan makna (koherensi).
3) Eksposisi Eksposisi adalah karangan yang dimaksudkan untuk memaparkan menerangkan dan menyampaikan suatu hal untuk menambah pengetahuan dan pandangan pembaca (Suparno, 2007). Ciri-ciri karangan eksposisi yaitu: Memberikan informasi kepada pembaca; Adanya fakta dan informasi; Berfungsi untuk memperjelas apa yang akan disampaikan
PARAGRAFNARASI, DESKRIPSI, EKSPOSISI, ARGUMENTASI, DAN PERSUASI Paragraf Deskripsi Menggambarkan sesuatu (objek) secara terperinci atau mendetil sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat, mendengar, dan merasakannya sendiri. Contoh: Masih melekat di mataku, pemandangan indah nan elok pantai Parang Tritis.
Karakteristikkarangan Eksposisi: 1. Menjelaskan suatu informasi sejelas-jelasnya agar pembaca mengetahuinya 2. Membahas suatu topik yang benar-benar terjadi (data faktual) 3. Bersifat netral dan tidak terdapat unsur mempengaruhi atau memaksakan kehendak pembacanya 4. Menyajiakan analisis atau penafsiran secara objektif terhadap fakta yang ada 5.
Site De Rencontre Des Femmes Veuves. Mas Pur Follow Seorang freelance yang suka membagikan informasi, bukan hanya untuk mayoritas tapi juga untuk minoritas. Hwhw! Home » Bahasa Indonesia » Contoh » Contoh Karangan Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, Persuasi Maret 10, 2017 2 min readJenis-jenis karangan,- Karangan adalah sebuah bentuk karya tulis yang dibuat oleh seseorang, yang digunakan untuk mengungkapkan gagasan cerita kepada para pembaca. Dalam materi bahasa Indonesia terdapat 5 jenis karangan yang diajarkan di bangku sekolah, yakni Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi. Dari kelima jenis karangan tersebut mempunyai perbedaan yang mendasar, oleh karena itu silahkan simak pengertian beserta contoh karanga dibawah Isia. Narasib. Deskripsi c. Eksposisi d. Argumentasie. PersuasiContoh soal dan pembahasana. NarasiNarasi adalah karangan yang bertujuan menceritakan suatu peristiwa atau kejadian. Unsur narasi yaitu adanya tokoh, adanya kejadian, serta adanya tata ruang dan Anwar dilahirkan di Medan pada 26 Juli 1922, dan meninggal di Jakarta pada 28 April 1949. Ia adalah seorang penyair terkenal dengan julukan “Si Binatang Jalang”. Bersama dengan Asrul Sani dan Rivai Apin, ia dinobatkan oleh Jassin sebagai Pelopor Angkatan ’45 dan Puisi Modern Indonesia. Chairil Anwar meninggal dalam usia yang masih sangat muda karena penyakit TB. Ia dimakankan di TPU Karet Bivak, Jakarta. Makamnya diziarahi oleh ribuan pengagumnya dari zaman ke zaman. Hari meninggalnya juga selalu di peringati sebagau hari Chairi Deskripsi Deskripsi adalah karangan yang menggambarkan objek dengan tujuan agar pembaca merasakan seolah-olah melihat, merasakan, dan mengalami sendiri objek yang digambarkan dari tampilannya, bunga rosela termasuk kategori tanaham hias. Warnanya merah segar bak warna buah mahkota dewa yang sudah matang. Bentuknya saja yang berbeda. Jika bunga mahkota dewa terbetuk bulat dan keras, bunga rosela dapat mekar seperti bunga cempaka. Ranting bunga rosela panjang-panjang seperti ranting pohon kopi. Hampir di sepanjang rantingnya berisi bunga berjajar. Sungguh taman kita akan menjadi lebih indah bila dihiasi dengan bunga Eksposisi Eksposisiadalah karangan yang memaparkan sejumlah pengetahuan atau informasi. Tujuannya agar pembaca mendapatkan informasi dan pengetahua fotografi kini semakin diminati masyarakat. Untuk itu wajarlah jika kita dengan mudah dapat melihat pameran fotografi, baik yang berskala kecil maupun besar. Di Taman Impian Jaya Ancol misalnya, selama 24 Oktober sampai dengan 15 November 2009 telah diselenggarakan pameran fotografi bertema “urbantopia”. Olek karena itu fotografi yang dipamerkan berkaitan dengan cara pandang para fotografer dalam melihat masyarakat dan budaya urban pada saat itu. Semua dikemas dalam bentuk foto-foto jurnalistik, salon, periklanan, dan ArgumentasiArgumentasi adalah karangan yang mengemukakan alasan, contoh, serta bukti-bukti yang kuat dan menyakinkan. Tujuannya menyakinkan pembaca sehingga mereka membenarkan pendapat, sikap, dan keyakinan waktunya kini Indonesia harus memiliki undang-undang tentang kesehatan yang berkaitan dengan penanggulangan HIV/AIDS. Setidaknya perlu ada UU tentang narkoba untuk mengurngai pemakainan jarum suntik bergantian yang merupakan jalan penularan virus HIV. Peran media massa dan swasta dalam memberikan informasi tentang bahaya virus yang menyerang kekebalan tubuh juga sangat penting. Jangan mengganggap remeh hal ini. Dari hasil penelitian, jumlah mereka yang positif terinfeksi HIV yang sekarang populer disebut dengan ODHA sudah mencapai lebih dari orang yang menyebar di berbagai kota di PersuasiPersuasi adalah karangan yang bertujuan memengaruhi, menghimbau, membujuk, atau merayu pembaca sehingga terpengaruhi untuk mengikuti keinginan Makanan berlemak, bersantan, dan yang manis-manis bila dikonsumsi berlebihan akan berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat atau LDL Low Density Lipoprotein. Bila kolesterol jahat sering menimbun di pembuluh darah akan mengakibatkan penyempitan pembuluh darah. Ngeri bukan? Akan lebih baik jika kita sering mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Jenis makanan tersebut dapat meningkatkan vitalitas dan daya tahan tubuh. Segera tulis sayur dan buah-buahan ke dalam daftar menu Anda soal dan pembahasan1. Perhatikan kutipan berikut!Pohon anggur, selain buahnya digunakan untuk pembuatan minuman, daunnya pun dapat digunakan sebagai bahan untuk pembersih wajah. Caranya, ambilah daun anggur secukupnya. Lalu, tumbuk sampai halus. Masaklah hasil tumbukan tersebut dengan air secukupnya dan tunggu hingga mendidih. Setelah itu, ramuan tersebut kita dinginkan dan setelah dingin baru kita gunakan untuk membersihkan wajah. Kulit wajah kita akan terlihat bersih dan di atas termasuk jenis paragraf…A. NarasiB. DeskripsiC. ArgumentasiD. EksposisiE. PersuasiPembahasan Paragraf tersebut termasuk jenis paragraf Ekspoisis. Paragraf eksposisi yaitu paragraf yang memaparkan sejumlah pengetahuan/informasi. Paragraf tersebut memaparkan tentang informasi daun anggur sebagai bahan pembersih wajah. Berarti jawabannya adalah Bacalah paragraf berikut ini!Lampu pijar sebaiknya diganti dengan lampu TL. Selain lebih efisien, lampu TL lebih ekonomis dibandingkan dengan lampu pijar. Setiap perggantian satu lampu pijar 75 W dengan TL-18, menurut perhitungan LSDE BPPT, dapat menghemat setelah di atas termasuk jenis paragraf…A. ArgumentasiB. NarasiC. PersuasiD. DeskripsiE. EksposisiPembahasan Penulis dalam karangannya tersebut mengawali dengan mengemukakan sebuah pendapat dan berusaha menyakinkan pembaca bahwa pendapat tersebut logis. Paragraf yang bertujuan menyakinkan pendapat adalah paragraf argumentasi. Berarti jawabannya adalah A.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Ada banyak kebingungan untuk membedakan antara bentuk tulisan eksposisi, argumentasi, deskripsi, dan narasi. Berikut ini saya uraikan secara singkat. Yang pertama, saya intisarikan dari dua buku “legendaris” karangan Prof. Dr. Gorys Keraf, Eksposisi dan Deskripsi 1981 dan Argumentasi dan Narasi 1982. Pada bagian kedua, saya mencoba memberikan sedikit catatan tentang hubungannya dengan tipe teks. A. Menurut Gorys Keraf1 EksposisiEksposisi atau pemaparan adalah salah satu bentuk tulisan yang menerangkan dan menguraikan suatu pokok pikiran. Gaya penulisan ekspositoris bersifat eksposisi biasanya informatif, yaitu gaya bahasa yang objektif atau tidak emosional. Ada beberapa metode agar tulisan ekpositoris ini bergaya Identifikasi. Dengan mengidentifikasi sesuatu. Pertanyaan mendasarnya adalah Apa itu? Atau Siapa itu?b Perbandingan. Dengan membandingkan antara satu hal dengan hal lain. Tentu saja, harus apple to apple atau dalam “kelas” yang Ilustrasi atau Eksemplifikasi Dengan memberikan Klasifikasi. Dengan mengelompokkan secara teratur atau Definisi. Dengan memberikan pernyataan tentang sesuatu, seperti halnya pengertian di Analisis. Dengan membagi dalam ArgumentasiArgumentasi adalah bentuk tulisan yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain. Tujuan dari argumentasi adalah orang lain percaya atau bahkan bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan penulis atau pembicara. Bagian penting dari argumentasi adalah penalaran, yaitu proses berpikir untuk menghubungkan fakta-fakta dan bukti-bukti. Tiga unsur terpenting dalam argumentasi adalah a data, b fakta, dan c pendapat ahli expert.3 DeskripsiDeskripsi adalah bentuk tulisan yang berusaha memberikan perincian tentang sesuatu. Penulis berusaha untuk memindahkan kesan-kesan, hasil observasi, dan pengamatannya kepada para pembaca. Dalam deskripsi ada imajinasi atau daya khayal. Tulisan deskriptif membuat para pembaca seolah-olah melihat langsung peristiwa atau sesuatu yang NarasiNarasi adalah bentuk tulisan yang sasaran utamanya adalah tindak-tanduk yang dirangkai menjadi suatu peristiwa yang terjadi dalam suatu kesatuan waktu. Narasi pada prinsipnya berusaha menjawab pertanyaan “Apa yang telah terjadi?”B. Menulis Berbagai Tipe TeksBerdasarkan pemahaman di atas, kita dapat menulis berbagai tipe teks dengan menyatukan berbagai bentuk tulisan tersebut. Misalnyaa tipe teks di media massa berita, surat pembaca, artikel opini, artikel tips, dsb; Ataub tipe teks di media online blog, wiki, berita singkat, dsb; Atauc tipe teks ilmiah esai, paper, karya ilmiah, dsb; ataud tipe teks personal jurnal buku harian, surat pribadi, kita perhatikan berbagai contoh tipe teks di atas, benarlah bahwa kita tidak mungkin menemukan satu tipe teks yang sepenuhnya eksposisi, sepenuhnya narasi, atau sepenuhnya argumentasi. Pada kenyataannya, ketika kita bicara atau menulis misalnya menulis sebuah artikel maka berbagai bentuk tulisan itu bercampur menjadi karena itu, saya lebih suka menyebut istilah bentuk tulisan ini dengan sebutan paragraf. Jadi, sebut saja paragraf eksposisi atau paragraf narasi. Meskipun, dalam satu paragraf pun dapat terdiri dari berbagai bentuk tulisan tersebut. Namun dengan cara demikian setidaknya kita dapat menemukan yang dominan dalam suatu paragraf. Maka, misalnya sebuah paragraf disebut deskriptif karena paragraf tersebut secara dominan mendeskripsikan waktu kita membuat sebuah teks, tentu segala kemampuan kita, misalnya membuat karangan ekspositoris atau deskriptif, menyatu dalam satu keutuhan teks. Oleh karena itu, jika sebuah tulisan disebut sebagai tulisan yang “sangat argumentif” maka itu berarti dari semua bentuk tulisan yang digunakan dalam tulisan tersebut, bentuk tulisan argumentasi adalah yang paling sedikit catatan dari saya. Kira-kira, apa nama tipe teks dan bentuk tulisan apa yang menonjol dari tulisan saya ini?Sigit Setyawan, Menulis buku Guruku Panutanku dan Nyalakan Kelasmu. Direktur Pusat Inovasi Pembelajaran Acarya. Desainer Pembelajaran dan Guru SMA selama 12 tahun, sekarang mengajar SD kelas 1 dan SMP kelas 7. Lihat Bahasa Selengkapnya
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Paragraf merupakan kumpulan beberapa kalimat yang menceritakan tentang sesuatu. Karena cerita itu banyak macamnya, maka paragraf dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu paragraf narasi, deskripsi, argumentasi, dan persuasi. Berikut ini penjelasannya lengkap dengan ciri-ciri dan Paragraf Narasi Paragraf narasi adalah paragraf yang isinya menceritakan suatu peristiwa atau kejadian berdasarkan urutan waktu. Paragraf narasi dapat kita jumpai dalam cerita fiksi maupun non-fiksi. Cerita fiksi adalah cerita tidak nyata seperti cerpen, novel, dan cerita komik. Cerita non-fiksi adalah cerita nyata / benar-benar terjadi seperti diari catatan harian seseorang, cerita kisah nabi dan rasul, kisah sahabat, dan sebagainya. Ciri-ciri paragraf narasi ialah a ada tokoh dalam cerita yang sedang melakukan sesuatu serta b ada suasana, latar waktu, dan latar tempat dalam ceritaContoh paragraf narasi yang berupa catatan harian seseorang ialah sebagai ini begitu cerah, secerah hatiku. Aku senang sekali hari ini. Bagaimana tidak, pagi tadi ketika pembagian rapor ternyata nilaiku bagus. Aku menjadi juara pertama di kelas. Ayah dan ibuku jadi bangga kepadaku. Akhirnya kedua orangtuaku memberi hadiah berupa sepeda gunung. "Alhamdulillah, terima kasih ayah, ibu," kataku. Contoh paragraf narasi yang berupa kisah sahabat nabi ialah sebagai ketika, Thalhah bersama Abu Bakar menemui Rasulullah SAW untuk mengungkapkan niatnya masuk Islam. Setibanya di tempat Rasulullah, beliau menyuruh Thalhah mengucapkan dua kalimat syahadat. Setelah itu, Thalhah dan Abu Bakar pergi. Di tengah perjalanan, mereka ditangkap dan disiksa oleh orang kafir Quraisy karena ketahuan masuk Islam. Karena peristiwa itu, Thalhah dan Abu Bakar dijuluki al-qorinan dua serangkai.2. Paragraf Deskripsi 1 2 3 4 5 Lihat Pendidikan Selengkapnya
Paragraf adalah kesatuan pikiran yang mengungkapkan ide pokok yang berbentuk dalam rangkaian kalimat yang berkaitan dengan bentuk kohesi dan makna koherensi. Ditinjau dari jenisnya, paragraf dibedakan menjadi lima jenis, yakni Paragraf Narasi Paragraf Deskripsi Paragraf Eksposisi Paragraf Argumentasi Paragraf Persuasi Kali ini, saya akan memberi contoh masing-masing kelima paragraf tersebut dengan tema bahasan mengenai Pantai Parangtritis. Sengaja saya buat dengan tema yang sama agar pembaca lebih mudah mengetahui perbedaan dari kelima jenis paragraf tersebut. A. Paragraf Narasi -> Menceritakan atau mengisahkan suatu kejadian atau peristiwa sehingga tampak seolah-olah pembaca mengalami sendiri peristiwa itu. Contoh Tepat ketika tanggal 10 Maret, sekolahku libur selama sembilan hari dan akan berakhir pada tanggal 18 Maret. Aku dan seluruh keluargaku tidak menyia-nyiakan waktu ini untuk mengadakan liburan keluarga. Ketika itu aku memilih berlibur ke Pantai Parangtritis. Pagi-pagi aku telah berbenah dan menyiapkan semua perbekalan yang nantinya diperlukan. Sepanjang perjalanan, aku iringi dengan nyanyian lagu riang. Betapa senangnya aku ketika sampai di pantai tersebut. Dengan hati suka ria, aku sambut Pantai Parangtritis dengan senyumku. Pantai Parangtritis, pantai nan elok yang menjadi favoritku. Tanpa menyia-nyiakan waktu, aku mengajak kakakku untuk bermain air. Kuambil air dan aku ayunkan ke mukanya. Dengan canda tawa, kami saling berbalasan. Puas rasanya, terasa hilang semua kepenatan karena kesibukan tiap harinya. Di sana, aku dan seluruh keluargaku saling berfoto-foto untuk mengabadikan momen yang indah ini. Tak terasa waktu berjam-jam telah kuhabiskan disana. Hari pun mulai sore menandakan perpisahan dan kembali pulang. Tak rela rasanya kebahagiaan ini akhirnya selesai. Dalam benakku, aku kan kembali esok. B. Paragraf Deskripsi -> Menggambarkan sesuatu objek secara terperinci atau mendetil sehingga tampak seolah-olah pembaca melihat, mendengar, dan merasakannya sendiri. Contoh Masih melekat di mataku, pemandangan indah nan elok pantai Parang Tritis. Gelombang ombak bergulung-gulung datang silih berganti menyambutku serasa ingin mengajak bermain. Air yang jernih dan pasir putih lembut yang menghampar luas tanpa ada tumbuh-tumbuhan atau karang yang menghalangi membuatku ingin kembali lagi. Di sebelah kanan-kiri, aku bisa memandang air laut sejauh mata memandang, pandai dengan bukit berbatu, pesisir serta pemandangan bukit kapur di sebelah utara pantai. Kurasakan dingin membasuh kakiku karena ombah menghempas kakiku dan terasa asin air itu ketika bibirku terkena percikan. Sepanjang aku berjalan, hampir pinggiran pantai dipenuhi oleh pengunjung wisatawan. Kulihat ada yang berlari berkejar-kejaran di bibir pantai, bermain bola, bermain dengan air, berfoto-foto dengan latar sekitar pantai. Tapi yang paling membuatku tertarik, kulihat ada beberapa turis manca negara yang menikmati keindahan pantai ini dengan naik delman. Seperti apa yang aku lihat, pantai ini memang sangat ramai pengunjung. Tak pernah sunyi pantai Parang Tritis. C. Paragraf Eksposisi -> Menjelaskan atau memaparkan tentang sesuatu dengan tujuan member informasi menambah wawasan. Contoh Parangtritis adalah nama desa di kecamatan Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Di desa ini terdapat pantai Samudera Hindia yang terletak kurang lebih 25 km sebelah selatan kota Yogyakarta. Parangtritis merupakan objek wisata yang cukup terkenal di Yogyakarta selain objek pantai lainnya seperti Samas, Baron, Kukup, Krakal dan Glagah. Parangtritis mempunyai keunikan pemandangan yang tidak terdapat pada objek wisata lainnya yaitu selain ombak yang besar juga adanya gunung-gunung pasir yang tinggi di sekitar pantai, gunung pasir tersebut biasa disebut gumuk. Objek wisata ini sudah dikelola oleh pihak pemda Bantul dengan cukup baik, mulai dari fasilitas penginapan maupun pasar yang menjajakan souvenir khas Parangtritis. Selain itu ada pemandian yang disebut parang wedang konon air di pemandian dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit diantaranya penyakit kulit, air dari pemandian tersebut mengandung belerang yang berasal dari pengunungan di lokasi tersebut. Air panas dari parang wedang dialirkan ke pantai parangtritis untuk bilas setelah bermain pasir dan juga mengairi kolam kecil bermain anak-anak. Di Parangtritis ada juga ATV, kereta kuda & kuda yang dapat disewa untuk menyusuri pantai dari timur ke barat. selain itu juga parangtritis sebagai tempat untuk olahraga udara/aeromodeling. D. Paragraf Argumentasi -> mengungkapkan ide, gagasan, atau pendapat penulis dengan disertai bukti dan fakta Contoh Pantai Parangtritis memang memiki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sering menelan korban. Yang disayangkan, sebagian masyarakat Indonesia masih saja menganggap peristiwa tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis, yakni dikarenakan Ratu Pantai Selatan meminta tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut. Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat. Ali Susanto, Komandan SAR Pantai Parangtritis, juga menambahkan bahwa disepanjang Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung pusaran air yang tempatnya selalu berpindah-pindah dan sulit diprediksi. Kondisi inilah yang sering banyak menimbulkan korban mati tenggelam. E. Paragraf Persuasi -> karangan yang bertujuan untuk meyakinkan dan membujuk seseorang agar melakukan sesuatu yang dikehendaki penulis. Contoh Pantai Parangtritis memang memiki keindahan eksotis yang membuat wisatawan ramai berkunjung, tetapi juga sering menelan korban. Yang disayangkan, sebagian masyarakat Indonesia masih saja menganggap peristiwa tersebut berkaitan dengan hal-hal mistis, yakni dikarenakan Ratu Pantai Selatan meminta tumbal. Padahal, ada penjelasan ilmiah di balik musibah tersebut. Para praktisi ilmu kebumian menegaskan bahwa penyebab utama hilangnya sejumlah wisatawan di Pantai Parangtritis, Bantul, adalah akibat terseret rip current. Dengan kecepatan mencapai 80 kilometer per jam, arus balik tidak hanya kuat, tetapi juga mematikan. Jadi, banyaknya korban tenggelam tidak ada kaitannya sama sekali dengan anggapan para masyarakat. Ali Susanto, Komandan SAR Pantai Parangtritis, juga menambahkan bahwa disepanjang Pantai Parangtritis juga banyak terdapat palung pusaran air yang tempatnya selalu berpindah-pindah dan sulit diprediksi. Kondisi inilah yang sering banyak menimbulkan korban mati tenggelam. Oleh karena itu, selayaknya warga masyarakat tidak lagi percaya hal-hal gaib dan bisa mengedepankan penalaran logika atau akal sehat. Pemerintah daerah pun sebaiknya memberikan pemahaman yang benar mengenai penyebab bencana laut kepada warga di sekitar pantai. Informasi tersebut dapat diteruskan kepada wisatawan guna meningkatkan kewaspadaan mereka.
Kumpulan soal narasi, deskripsi, eksposisi, argumentasi, dan persuasi pada halaman ini merupakan kumpulan soal yang dapat digunakan untuk mengasah kemampuan peserta didik. Soal ini terdiri dari ilustrasi dan diberikan pilihan jawaban agar peserta didik dapat menentukan jenis paragraf tersebut. Soal Narasi 1 Raden Ajeng Kartini lahir di Jepara pada tanggal 21 April 1879. Beliau merupakan putri dari pasangan Raden Mas Adipati Sosroningrat dan Ngasirah. Kartini bersekolah di ELS Europeesche Lagere School hingga usia dua belas tahun. Setelah itu, beliau dipingit. Pada usia 24 tahun, Kartini menikah. Beliau menikah dengan Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat. Kartini ingin menjadi guru dan mendirikan sekolah. Keinginan Kartini disambut baik oleh suaminya. Kartini pun mendirikan sekolah wanita di kompleks kantor Kabupaten Rembang. Jenis paragraf tersebut adalah …. A. argumentasiB. deskripsiC. persuasiD. narasi Kunci jawaban D Pembahasan Pada paragraf tersebut menceritakan tokoh Raden Ajeng Kartini beserta peran-perannya. Berdasarkan ciri-ciri tersebut maka paragraf tersebut termasuk dalam bentuk narasi. Soal Persuasi 2 Buah sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Buah mengandung nutrisi, serat, dan vitamin. Kandungan tersebut bermanfaat untuk perkembangan dan pertumbuhan tubuh. Buah juga merupakan salah satu sumber air untuk tubuh yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Antioksidan yang terkandung dalam buah dapat membantu mencegah penyakit berbahaya. Untuk itu, marilah biasakan mengonsumsi buah setiap hari. Jenis paragraf tersebut adalah …. A. narasiB. persuasiC. eksposisiD. deskripsi Jawaban B Pembahasan Pada akhir paragraf terdapat kata ajakan yang berbunyi “marilah”. Berdasarkan ciri tersebut maka paragraf dapat dikategorikan pada jenis persuasi. Soal Narasi, Deskripsi, Eksposisi, Argumentasi, dan Persuasi 3 Pohon mangga terkena angin kencang. Buahnya berjatuhan. Beberapa mangga terjatuh di tanah yang becek. Neny memunguti buah tersebut. Lalu buah dicuci dengan air mengalir. Neny mengupas buah dan memakannya. Berdasarkan isinya bacaan tersebut termasuk paragraf …. A. PersuasiB. NarasiC. EksposisiD. Deskripsi Jawaban B Pembahasan Pada paragraf tersebut menceritakan tentang Neny yang memungut hingga memakan buah mangga. Pada paragraf tersebut terdapat alur cerita, sehingga dapat disimpulkan bahwa paragraf tersebut termasuk dalam narasi. Soal 4 Sarapan di pagi hari penting bagi tubuh. Salah satu manfaat sarapan pagi adalah sebagai sumber energi. Energi dibutuhkan untuk mengembalikan asupan nutrisi tubuh agar lebih fokus dan produktif dalam beraktivitas di sekolah maupun di kantor. Oleh karena itu, biasakanlah sarapan pagi. Jenis paragraf tersebut adalah …. A. argumentasiB. eksposisiC. persuasiD. narasi Jawaban C Pembahasan Pada akhir paragraf terdapat kata ajakan “biasakanlah”, sehingga paragraf tersebut termasuk jenis persuasi. Soal 5 Menanam mangrove di sepanjang pantai merupakan tindakan cerdas menjaga lingkungan alam. Oksigen yang dihasilkan oleh tumbuhan ini akan membuat suasana pantai menjadi sejuk. Selain mendapatkan kesegaran udara di tengah hijaunya daun bakau, kita juġa akan terlindungi dari gelombang laut tinggi dan bahaya tsunami. Akar-akar mangrove juga akan menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi biota-biota paragraf tersebut adalah….A. argumentasiB. eksposisiC. deskripsiD. persuasi Jawaban A Pembahasan Paragraf tersebut berisi pendapat tentang manfaat menanam mangrove di sepanjang pantai.
narasi deskripsi eksposisi argumentasi persuasi